Wakil Gubernur Banten Diminta Menarik Pernyataannya tentang Praktik Titip-Menitip dalam SPMB
TP | Cilegon, – Aktivis Pemerhati Kebijakan Publik, Aris Munandar, meminta Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, untuk menarik pernyataannya yang menyebut praktik titip-menitip siswa dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) adalah hal yang lumrah dan tidak merugikan negara. Aris menilai pernyataan tersebut dapat mencederai integritas birokrasi dan melukai hati masyarakat Banten.
“Pendidikan adalah hak, bukan titipan. Kami tidak akan membiarkan masa depan pelajar Banten dijual murah oleh praktik titip-menitip,” kata Aris.
Aris meminta Wakil Gubernur Banten untuk mengklarifikasi dan meminta maaf atas pernyataannya tersebut. Ia berharap pernyataan tersebut tidak akan menjadi sejarah kelam pendidikan bagi bangsa ini.
“Seharusnya Gubernur Banten dan Dinas Pendidikan Banten menjaga dan meningkatkan ekosistem pendidikan di Banten dengan proses seleksi yang transparan dan akuntabel,” tambah Aris.
Aris juga meminta Wakil Gubernur Banten untuk memastikan bahwa pihaknya tidak akan berkompromi dengan siapa pun dalam bentuk pelanggaran apapun dan memperkuat sistem SPMB dengan prinsip akuntabilitas dan keterlibatan publik.
(*/red)






