pelepasan Jemaah Haji Kabupaten Lebak Berjalan Khidmat


Lebak – Suasana haru menyelimuti Pendopo Bupati Lebak, Kamis malam (14/5/2026). Tangis keluarga pecah saat satu per satu jemaah calon haji berpamitan sebelum berangkat menuju Tanah Suci. Sebanyak 383 Jemaah Dan 8 Petugas calon haji asal Kabupaten Lebak yang tergabung dalam kloter 18 resmi diberangkatkan sekitar pukul 23.00 WIB.

Lambaian tangan, pelukan hangat, hingga doa-doa yang dipanjatkan keluarga mengiringi langkah para tamu Allah menuju perjalanan suci yang telah lama dinantikan.

Para jemaah dijadwalkan diberangkatkan secara bertahap pada 15 dan 17 Mei 2026. Kloter 18 ini menjadi momentum penuh harapan bagi ratusan warga Lebak yang akhirnya mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lebak,Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya, saat diwawancarai awak media di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Lebak, Jumat, 15 Mei 2026 dini hari. Menurutnya, perbaikan penyelenggaraan haji menjadi harapan bersama, tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para calon jemaah.

“Kita harapkan, saya rasa bukan hanya dari pemerintah daerah Kabupaten Lebak, tapi juga harapan besar bangsa dan para calon jemaah haji. Artinya komitmen pemerintah untuk pelaksanaan haji lebih baik lagi harus benar-benar dirasakan, termasuk dengan adanya kementerian yang fokus mengurus haji,” ujarnya.

Ia menegaskan, ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik yang matang. Oleh karena itu, perhatian lebih perlu diberikan kepada jemaah lanjut usia (lansia) yang mendominasi keberangkatan tahun ini.

“Kita memahami bahwa haji adalah ibadah fisik, sehingga jemaah lansia membutuhkan perhatian yang lebih intensif dari petugas,”

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lebak, , mengungkapkan rasa syukur atas keberangkatan jemaah haji perdana tahun ini.

“Alhamdulillah malam ini ada pemberangkatan jemaah haji perdana dari Kabupaten Lebak. Insyaallah seluruh jemaah lolos pemeriksaan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) di sana,” ujarnya.

Di tengah euforia keberangkatan, Halimatussadi’ah juga menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh jemaah agar menjaga niat dan kekhusyukan selama berada di Tanah Suci. Ia mengingatkan agar para jemaah tidak terlena menggunakan media sosial secara berlebihan saat menjalankan ibadah haji.

“Kami selalu menghimbau kepada para jemaah agar lebih fokus dan lebih bijak dalam menggunakan media sosial agar lebih khusyuk dalam beribadah di Tanah Suci,” katanya.

Menurutnya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan ketenangan hati, kesabaran, serta keikhlasan total dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Malam itu, di bawah langit Lebak yang mulai sunyi, ratusan jemaah melangkah meninggalkan kampung halaman dengan satu harapan: pulang membawa predikat haji yang mabrur.(Bal)

Posted in News

Berita Terkait

Top